Panduan Lengkap Travelling ke Negara Kepulauan Solomon
bircanparke.com, 22 MEI 2025
Penulis: Riyan Wicaksono
Editor: Muhammad Kadafi
Tim Redaksi: Diplomasi Internasional Perusahaan Victory88

Kepulauan Solomon, sebuah negara kepulauan di Samudra Pasifik Selatan, terletak sekitar 1.900 km timur laut Australia dan timur Papua Nugini. Dengan lebih dari 992 pulau, negara ini menawarkan keindahan alam yang memesona, mulai dari pantai berpasir putih, terumbu karang yang spektakuler, hingga situs bersejarah Perang Dunia II. Ibukota Honiara, yang terletak di Pulau Guadalcanal, menjadi pusat aktivitas wisata. Meskipun fasilitas pariwisata di luar Honiara terbatas, Kepulauan Solomon adalah destinasi ideal bagi wisatawan yang mencari petualangan alam, budaya Melanesia yang kaya, dan pengalaman menyelam kelas dunia. Artikel ini menyediakan panduan lengkap untuk merencanakan perjalanan ke Kepulauan Solomon, mencakup persiapan, destinasi, budaya, dan tips praktis.
Persiapan Perjalanan ke Kepulauan Solomon
Persyaratan Visa
Warga Negara Indonesia (WNI) memerlukan visa untuk mengunjungi Kepulauan Solomon, baik untuk pemegang paspor biasa, diplomatik, maupun dinas. Permohonan visa dapat diajukan melalui kedutaan atau konsulat Kepulauan Solomon terdekat, misalnya di Canberra, Australia, karena negara ini tidak memiliki perwakilan diplomatik di Indonesia. Pastikan paspor Anda memiliki masa berlaku minimal 6 bulan sebelum tanggal kepulangan. Proses pengajuan visa memerlukan dokumen seperti paspor, itinerary perjalanan, bukti keuangan, dan surat undangan (jika diperlukan). Untuk informasi lebih lanjut, hubungi Kedutaan Besar Australia di Jakarta, yang kadang-kadang memfasilitasi informasi terkait Kepulauan Solomon.
Asuransi Perjalanan
Mengambil asuransi perjalanan komprehensif sangat disarankan, mengingat fasilitas kesehatan di Kepulauan Solomon terbatas, terutama di luar Honiara. Pastikan asuransi mencakup biaya pengobatan, evakuasi medis, dan risiko lain seperti pembatalan perjalanan. Penyakit tropis seperti malaria, demam berdarah, dan zika umum terjadi, sehingga perlindungan kesehatan menjadi krusial.
Mata Uang dan Keuangan
Mata uang resmi Kepulauan Solomon adalah Solomon Islands Dollar (SBD). Penukaran mata uang dapat dilakukan di bank atau money changer di Honiara, yang menerima dolar AS, euro, atau dolar Australia. Deklarasi diperlukan untuk membawa masuk atau keluar uang tunai lebih dari SBD 50.000 atau setara dalam mata uang asing. Kartu kredit diterima di beberapa hotel dan restoran besar di Honiara, tetapi uang tunai lebih praktis di daerah terpencil. Pastikan membawa cukup uang tunai untuk kebutuhan di luar kota, karena ATM terbatas.
Koneksi dan Komunikasi
Kode telepon internasional Kepulauan Solomon adalah +677. Untuk menghubungi nomor lokal dari Indonesia, masukkan kode keluar internasional (misalnya, 001 atau 008 dari Indonesia), diikuti +677 dan nomor tujuan 7 digit. Tidak ada kode area spesifik untuk kota tertentu, sehingga panggilan lebih sederhana. Misalnya, untuk nomor 2345678, hubungi +6772345678. Koneksi internet di Kepulauan Solomon bergantung pada satelit, sehingga lambat dan mahal, terutama di luar Honiara. Siapkan rencana komunikasi cadangan, seperti radio atau telepon satelit, untuk daerah terpencil.
Waktu dan Iklim
Kepulauan Solomon berada di zona waktu GMT+11, 4 jam lebih cepat dari Waktu Indonesia Barat (WIB). Iklimnya tropis dengan suhu rata-rata 25-32°C pada siang hari dan 13-15°C pada malam hari. Musim kemarau berlangsung dari April hingga Oktober, ideal untuk wisata pantai dan menyelam, sementara musim hujan (November-Maret) membawa curah hujan tinggi dan risiko siklon tropis. Bulan Mei hingga September adalah waktu terbaik untuk berkunjung karena cuaca lebih stabil.
Destinasi Wisata Populer
Kepulauan Solomon dikenal sebagai surga bagi pecinta wisata bahari, sejarah, dan budaya. Berikut adalah beberapa destinasi wajib kunjung:
1. Honiara 
Honiara, ibukota di Pulau Guadalcanal, adalah pintu masuk utama wisatawan. Kota ini menawarkan atraksi seperti:
-
Air Terjun Mataniko dan Tenaru: Air terjun yang indah dengan air jernih, ideal untuk berenang dan menikmati alam. Lokasinya dekat Honiara, menjadikannya destinasi populer untuk wisata sehari.
-
US War Memorial di Skyline Ridge: Monumen ini mengenang Pertempuran Guadalcanal pada Perang Dunia II, dengan papan informasi yang mendetail. Cocok untuk pecinta sejarah.
-
Pasar Sentral Honiara: Pasar ini menawarkan pengalaman autentik untuk melihat kehidupan lokal, mencicipi makanan tradisional, dan membeli suvenir seperti kerajinan tangan Melanesia.
-
Museum Nasional Kepulauan Solomon: Menampilkan artefak budaya Melanesia dan sejarah kolonial, meskipun koleksinya sederhana. Petugas museum sering memberikan penjelasan mendalam.
2. Pulau Kennedy 
Terletak di dekat Gizo, Pulau Kennedy terkenal karena sejarahnya dengan John F. Kennedy, yang berenang ke pulau ini setelah kapalnya dihantam kapal perang Jepang pada 1943. Pulau ini menawarkan snorkeling, diving, dan barbeque malam dengan hidangan laut segar. Peninggalan Perang Dunia II, seperti bangkai kapal, dapat dilihat di perairan sekitar.
3. Pulau Rennell dan Bellona 
Provinsi ini adalah Situs Warisan Dunia UNESCO berkat Danau Tegano, atol karang terbesar di dunia dengan panjang 86 km dan lebar 15 km. Danau ini menawarkan pemandangan memesona dan keanekaragaman hayati yang kaya. Aktivitas seperti trekking dan birdwatching sangat populer di sini.
4. Desa Saeraghi, Gizo 
Desa Saeraghi di pedalaman Gizo mempertahankan budaya tradisional Melanesia. Wisatawan dapat berinteraksi dengan penduduk lokal, melihat kompetisi anak-anak setempat, dan menikmati pantai dengan pasir putih dan air biru. Desa ini menawarkan pengalaman budaya yang autentik.
5. Pantai-Pantai Populer 
Kepulauan Solomon memiliki banyak pantai indah, seperti:
-
Lalomanu Beach, Utunga Beach, dan Vella Lavella Beach: Cocok untuk berselancar, berenang, snorkeling, dan menyelam.
-
Pulau Tulagi: Menawarkan tepi pantai yang tenang dan sejarah sebagai bekas ibukota kolonial.
6. Dunia Bawah Laut
Kepulauan Solomon adalah salah satu destinasi menyelam terbaik di dunia. Terumbu karangnya menjadi rumah bagi pari manta, hiu karang, kuda laut, nudibranch, dan ikan tropis seperti angelfish dan butterflyfish. Banyak bangkai kapal dan pesawat Perang Dunia II dapat dieksplorasi di perairan sekitar Guadalcanal dan Gizo. Namun, waspadai buaya air asin dan gunakan pemandu lokal saat menyelam.
Budaya dan Etiket Lokal
Kepulauan Solomon adalah bagian dari wilayah Melanesia dengan budaya yang kaya dan tradisi yang masih kuat. Mayoritas penduduk adalah etnis Melanesia (95,3%), dengan minoritas Polinesia (3,1%) dan Mikronesia (1,2%). Agama dominan adalah Kristen (92%), dengan denominasi seperti Anglikan, Katolik, dan Evangelis.
Etiket Penting
-
Berpakaian Konservatif: Wanita disarankan mengenakan pakaian sederhana yang menutupi bahu dan lutut, terutama di luar Honiara, untuk menghormati budaya lokal yang konservatif.
-
Menghindari Perilaku yang Menyinggung: Bermesraan di tempat umum atau menggunakan makian dianggap tidak sopan. Hormati adat lokal, terutama saat mengunjungi desa tradisional.
-
Bahasa: Bahasa resmi adalah Inggris, tetapi hanya 1-2% penduduk fasih berbicara. Pijin Solomon, kreol berbasis Inggris, adalah lingua franca. Selain itu, terdapat 74 bahasa daerah. Belajar beberapa frasa dasar Pijin dapat membantu interaksi dengan penduduk lokal.
Festival dan Tradisi
Festival budaya tahunan di berbagai pulau menampilkan tarian tradisional, musik, dan kerajinan tangan. Penduduk lokal dikenal ramah dan sering mengajak wisatawan untuk berpartisipasi. Misalnya, di Desa Saeraghi, anak-anak lokal mengadakan kompetisi budaya yang menarik untuk disaksikan.
Transportasi
Penerbangan
Penerbangan internasional ke Kepulauan Solomon biasanya mendarat di Bandara Internasional Honiara (HIR). Maskapai seperti Solomon Airlines, Air Niugini, dan Qantas menghubungkan Honiara dengan kota-kota seperti Brisbane, Port Moresby, dan Nadi (Fiji). Dari Indonesia, Anda perlu transit di Australia atau Papua Nugini. Pesan tiket jauh-jauh hari melalui platform seperti Traveloka untuk mendapatkan harga terbaik.
Transportasi Antar Pulau
-
Kapal Ferry dan Perahu: Transportasi antar pulau bergantung pada feri dan perahu motor. Feri beroperasi antara Honiara, Gizo, dan pulau lain seperti Malaita, tetapi jadwalnya tidak selalu konsisten. Perahu fiberglass atau aluminium dengan mesin tempel adalah cara tercepat untuk island hopping.
-
Penerbangan Domestik: Solomon Airlines mengoperasikan penerbangan domestik ke pulau seperti Gizo, Munda, dan Auki. Penerbangan ini lebih cepat tetapi lebih mahal.
Transportasi Lokal
Di Honiara, taksi dan minibus tersedia, tetapi di luar kota, transportasi umum terbatas. Sewa mobil tersedia melalui agen seperti Expedia, tetapi pastikan kendaraan dikunci untuk keamanan. Trekking atau berjalan kaki sering menjadi pilihan di daerah pedesaan, meskipun beberapa jalur memerlukan biaya akses.
Akomodasi
Akomodasi di Kepulauan Solomon bervariasi dari hotel berbintang hingga penginapan sederhana. Di Honiara, pilihan populer meliputi:
-
Solomon Kitano Mendana Hotel: Hotel ini menawarkan kamar bersih, AC, dan restoran, meskipun Wi-Fi sering lambat. Harga mulai dari sekitar SBD 800 per malam.
-
Heritage Park Hotel: Hotel bintang 4 dengan fasilitas modern, cocok untuk wisatawan bisnis atau keluarga.
-
Penginapan Lokal di Gizo: Di luar Honiara, penginapan seperti guesthouse atau eco-lodge di Desa Saeraghi menawarkan pengalaman autentik dengan harga lebih terjangkau (SBD 200-500 per malam).
Pesan akomodasi melalui platform seperti Expedia atau Traveloka untuk memanfaatkan promo dan pembatalan gratis di beberapa hotel.
Kuliner
Kuliner Kepulauan Solomon berfokus pada makanan laut, kelapa, dan umbi-umbian seperti ubi dan talas. Beberapa hidangan yang wajib dicoba:
-
Ikan Bakar dengan Kelapa: Ikan segar, seperti tuna, dibakar dengan santan dan disajikan dengan sayuran lokal.
-
Ubi dan Taro: Dimasak dengan cara direbus atau dipanggang, sering disajikan dengan saus kelapa.
-
Buah Tropis: Pisang, nanas, dan kelapa segar tersedia di pasar lokal.
Restoran di Honiara, seperti di Solomon Kitano Mendana Hotel, menyajikan campuran masakan internasional dan lokal. Di luar kota, makanan di guesthouse atau desa biasanya sederhana namun otentik. Pastikan air minum berasal dari kemasan atau telah dimasak, dan hindari makanan mentah untuk mencegah penyakit seperti hepatitis.
Tips Keamanan dan Kesehatan
Keamanan
-
Kejahatan Kecil: Pencurian dan perampokan dapat terjadi di Honiara. Simpan barang berharga di tempat aman dan hindari berjalan sendirian di malam hari.
-
Satwa Liar: Buaya air asin dan hiu ada di perairan tertentu. Selalu gunakan pemandu lokal saat berenang atau menyelam. Anjing liar di Honiara juga bisa berbahaya.
-
Bencana Alam: Kepulauan Solomon rawan siklon tropis, gempa bumi, dan tsunami. Pantau perkembangan cuaca melalui Solomon Islands Broadcasting Corporation (AM 1035) selama musim hujan.
Kesehatan
-
Penyakit Tropis: Malaria, demam berdarah, dan zika umum terjadi. Gunakan semprotan anti-serangga, pakaian lengan panjang, dan kelambu saat tidur. Konsultasikan dengan dokter tentang profilaksis malaria sebelum berangkat.
-
Keamanan Air dan Makanan: Minum air kemasan dan hindari makanan setengah matang untuk mencegah infeksi seperti hepatitis atau filariasis.
-
Fasilitas Medis: Rumah sakit di Honiara memiliki fasilitas dasar, tetapi untuk kasus serius, evakuasi medis ke Australia mungkin diperlukan. Pastikan asuransi mencakup ini.
Aktivitas Rekomendasi
-
Menyelam dan Snorkeling: Eksplorasi terumbu karang dan bangkai kapal Perang Dunia II di Guadalcanal, Gizo, atau Tulagi. Operator seperti Dive Gizo menawarkan tur menyelam profesional.
-
Island Hopping: Kunjungi pulau-pulau seperti Malaita, Santa Isabel, atau Choiseul untuk pengalaman budaya dan alam yang beragam.
-
Trekking: Jelajahi jalur di Pulau Rennell atau sekitar Air Terjun Mataniko untuk melihat flora dan fauna tropis.
-
Festival Budaya: Hadiri festival tahunan di Gizo atau Malaita untuk menyaksikan tarian dan musik tradisional Melanesia.
-
Wisata Sejarah: Kunjungi situs Perang Dunia II, seperti bangkai kapal di Iron Bottom Sound atau monumen di Skyline Ridge.
Rekomendasi Praktis
-
Pemesanan Awal: Pesan tiket pesawat, akomodasi, dan tur melalui platform seperti Traveloka atau Expedia untuk menghindari kenaikan harga last-minute.
-
Pakaian dan Perlengkapan: Bawa pakaian ringan untuk cuaca tropis, sepatu trekking, dan perlengkapan snorkeling. Jangan lupa obat anti-malaria dan tabir surya.
-
Koneksi Digital: Siapkan aplikasi offline seperti peta digital, karena Wi-Fi di luar Honiara tidak dapat diandalkan.
-
Hormati Lingkungan: Jangan merusak terumbu karang atau mengambil artefak dari situs bersejarah. Ikuti pedoman ekowisata untuk menjaga kelestarian alam.
Kesimpulan
Kepulauan Solomon adalah destinasi unik yang menawarkan kombinasi keindahan alam, budaya Melanesia yang kaya, dan sejarah Perang Dunia II. Meskipun tantangan seperti infrastruktur terbatas dan risiko kesehatan tropis ada, perjalanan ke negara ini akan sangat rewarding bagi wisatawan yang siap berpetualang. Dengan persiapan yang matang, mulai dari visa dan asuransi hingga pemahaman budaya lokal, Anda dapat menikmati pantai-pantai indah, menyelam di terumbu karang spektakuler, dan berinteraksi dengan penduduk lokal yang ramah. Rencanakan perjalanan Anda sekarang, dan jadikan Kepulauan Solomon sebagai destinasi liburan tak terlupakan!
Sumber:
BACA JUGA: Filsafat Kehidupan dan Pandangan Hidup Manusia: Belajar dari Perspektif Psikologi
BACA JUGA: Masalah Sosial di Indonesia pada Tahun 1880-an: Perspektif Sejarah dan Sosiologi
BACA JUGA: Perkembangan Teknologi Militer Turki: Dari Modernisasi hingga Kemandirian Strategis