Festival Budaya Saijaan Kotabaru 2026: Panduan Lengkap 23–26 Juli, Wajib Kamu Datangi
Ringkasan: Festival Budaya Saijaan (FBS) ke-12 berlangsung 23-26 Juli 2026 di kawasan Siring Laut, Kotabaru, Kalimantan Selatan, mengusung tema “Magic From The Sea, Merajut Budaya Menyapa Dunia”. Event ini masuk daftar Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 Kementerian Pariwisata RI dan jadi salah satu agenda budaya paling dinanti di Kalimantan tahun ini.
Apa itu Festival Budaya Saijaan?

Festival Budaya Saijaan adalah event unggulan Kabupaten Kotabaru yang menampilkan tradisi Selamatan Leut Suku Bajau Sammah serta keberagaman budaya multi-etnis Kotabaru. Nama “Saijaan” sendiri diambil dari moto daerah Kotabaru yang berarti seiya sekata, sejalan, dan setujuan — filosofi yang mengikat masyarakat heterogen di kabupaten ini, mulai dari suku Banjar, Dayak, Bugis, Jawa, Bali, hingga Bajau.
Kapan dan Di Mana Festival Budaya Saijaan 2026 Digelar?

Festival Budaya Saijaan tahun ini adalah penyelenggaraan ke-12, dan menurut rekap agenda wisata nasional, festival ini berlangsung tanggal 23-26 Juli 2026 di Kotabaru, Kalimantan Selatan. Sesuai pola tahun-tahun sebelumnya, pusat kegiatan berada di Siring Laut, kawasan wisata tepi laut di pusat Kota Kotabaru yang menawarkan pemandangan indah dan menjadi ruang publik dengan daya tampung besar — lokasi yang sama dipakai untuk pembukaan FBS ke-11 tahun 2025 dan pembukaan Saijaan Expo 2026.
Sebagai catatan, tahun lalu FBS ke-11 berlangsung 21-24 Agustus 2025. Tahun ini jadwalnya dimajukan ke akhir Juli — jadi kalau kamu terbiasa mengaitkan festival ini dengan bulan Agustus, catat perubahannya.
Tema dan Rangkaian Acara FBS 2026

Tahun ini FBS mengangkat tema “Magic From The Sea, Merajut Budaya Menyapa Dunia”, dengan fokus pada kekayaan budaya maritim Suku Bajau Samah. Menurut Kepala Bidang Pertunjukan dan Ekonomi Kreatif Disparpora Kotabaru, pengunjung bisa menyaksikan tradisi Selamatan Laut, prosesi penancapan tongkat adat anceak yang dipercaya mengubah air laut menjadi tawar, atraksi meniti tali di atas air, serta kuliner khas dan aktivitas melaut.
Salah satu momen yang paling dinanti adalah Ekshibisi Budaya 3 Kota, di mana tiga delegasi seni dari luar Kalimantan tampil dalam satu panggung: Pragina Gong dari DI Yogyakarta, Sanggar Intan Manuah dari Kalimantan Tengah, dan Jaguank dari Sumatera Barat, dijadwalkan pada Minggu, 26 Juli 2026 pukul 22.00-23.00 WITA.
Rangkaian acara lain yang biasanya mengisi FBS meliputi Parade Budaya Multi Etnis dan Karnaval Budaya, ditambah berbagai lomba pendukung. Festival ini juga bukan event dadakan — FBS ke-12 sudah masuk daftar Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 dari Kementerian Pariwisata RI, status yang sama disandang FBS ke-11 tahun lalu sebagai salah satu dari 110 event unggulan KEN 2025.
Kenapa Festival Ini Layak Masuk Itinerary Kamu

Kotabaru bukan sekadar panggung budaya musiman. Pemerintah daerah menargetkan FBS masuk 10 besar event terbaik KEN dan menjadikan Kotabaru sebagai destinasi andalan yang dekat dengan Ibu Kota Nusantara — posisi geografis yang membuat kabupaten di ujung tenggara Kalimantan Selatan ini makin relevan untuk wisatawan yang sedang menjelajah rute Kalimantan.
Skala festival juga tidak main-main. Tahun 2025, FBS diikuti peserta dari 13 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan, plus partisipan dari Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, hingga Jawa Timur, dan acara pembukaannya dihadiri perwakilan Kementerian Pariwisata RI. Rangkaian pra-acara tahun ini pun sudah dimulai lebih awal — Saijaan Expo Kotabaru Hebat 2026 diikuti 137 peserta dari 15 kecamatan dalam berbagai lomba, mulai dari adzan subuh, tilawah Al-Qur’an, hingga ceramah agama, sebagai bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-76 Kabupaten Kotabaru.
Bagi kamu yang senang berburu festival budaya sebagai tema perjalanan, FBS punya karakter yang jauh berbeda dari festival musiman ala Eropa — di sini yang diangkat adalah ritual laut dan identitas etnis pesisir, bukan sekadar musim bunga atau perayaan tahunan biasa.
Selain nilai budaya, Siring Laut sendiri sudah jadi objek wisata utama di tengah Kotabaru dengan pemandangan laut dan sunset yang indah, cocok untuk wisata keluarga maupun malam hari — jadi meski kamu datang di luar jam pertunjukan utama, kawasan ini tetap layak disinggahi. Kalau kamu berencana memperpanjang trip, Kalimantan masih menyimpan banyak sisi lain yang jarang tersorot, seperti yang dibahas di rangkuman hidden gem Sumatera 2026 yang masih sepi — pola destinasi belum ramai seperti ini juga cocok diterapkan saat menjelajah pesisir Kotabaru di luar jadwal festival.
Cara Sampai ke Kotabaru dan Tips Berkunjung
Kotabaru adalah kabupaten kepulauan di ujung tenggara Kalimantan Selatan, dan Pulau Laut — pulau utama tempat kota Kotabaru berada — bisa diakses lewat jalur udara ke Bandara Gusti Sjamsir Alam atau jalur darat-laut dari Banjarmasin via penyeberangan feri. Karena festival ini menarik pengunjung lintas provinsi, sebaiknya kamu:
- Pesan akomodasi lebih awal. Kotabaru bukan kota besar seperti Banjarmasin, jadi pilihan hotel terbatas saat festival berlangsung.
- Datang di sore hari untuk atraksi malam. Sesi seperti Ekshibisi Budaya 3 Kota digelar malam hari (22.00-23.00 WITA), jadi rencanakan waktu tempuh dari penginapan ke Siring Laut.
- Manfaatkan hari-hari sebelum puncak acara untuk eksplor destinasi pendukung di sekitar Kotabaru, seperti kawasan pesisir Pulau Laut Kepulauan yang dikenal dengan pantai dan hutan mangrovenya.
- Cek info terbaru lewat kanal resmi Disparpora Kotabaru atau akun Instagram resmi festival sebelum berangkat, karena detail teknis seperti jadwal harian bisa berubah menjelang hari-H.
- Padukan dengan kuliner lokal. Festival budaya biasanya jadi ajang terbaik mencicipi masakan khas daerah — kalau kamu penasaran bagaimana kuliner jadi bagian dari daya tarik event besar di Indonesia, ulasan kuliner kota tuan rumah Piala Dunia 2026 bisa jadi referensi cara menikmati sisi kuliner sebuah event, sebelum kamu berburu kuliner khas Bajau Samah langsung di Kotabaru.
Kotabaru juga bukan satu-satunya daerah di Indonesia yang mulai naik daun lewat festival budaya lokalnya. Momentum serupa terlihat di destinasi lain seperti yang diulas di hidden gem Sumba dengan savana Walakiri dan Ratenggaro — sama-sama mengandalkan kekayaan budaya dan alam sebagai magnet wisata, dan sejalan dengan capaian Indonesia yang meraih predikat top destination di ajang China Travel Awards tahun ini.
FAQ — Festival Budaya Saijaan Kotabaru 2026
Kapan Festival Budaya Saijaan 2026 digelar?
Festival ini berlangsung 23-26 Juli 2026 di kawasan Siring Laut, Kotabaru, Kalimantan Selatan, sebagai penyelenggaraan ke-12.
Apa tema Festival Budaya Saijaan tahun ini?
Temanya adalah “Magic From The Sea, Merajut Budaya Menyapa Dunia”, mengangkat budaya maritim Suku Bajau Samah dengan atraksi seperti Selamatan Laut dan prosesi adat anceak.
Apakah festival ini gratis untuk umum?
Siring Laut adalah kawasan wisata publik yang selama ini terbuka bagi masyarakat umum, dan festival budaya seperti FBS secara historis diselenggarakan sebagai acara terbuka. Untuk kepastian biaya masuk area tertentu atau lomba spesifik, cek info resmi Disparpora Kotabaru mendekati hari acara.