Panduan Lengkap Travelling ke Negara Maldives
bircanparke.com, 4 MEI 2025
Penulis: Riyan Wicaksono
Editor: Muhammad Kadafi
Tim Redaksi: Diplomasi Internasional Perusahaan Victory88
Maldives, sebuah negara kepulauan di Samudra Hindia, adalah destinasi impian bagi banyak wisatawan yang mencari pantai berpasir putih, air biru kehijauan, dan pengalaman mewah di vila-vila di atas air. Dengan lebih dari 1.000 pulau yang membentuk 26 atol, Maldives menawarkan perpaduan sempurna antara relaksasi, petualangan bawah air, dan pengalaman budaya. Namun, merencanakan perjalanan ke Maldives membutuhkan pemahaman tentang logistik, budaya lokal, dan cara mengoptimalkan anggaran. Panduan ini akan memberikan informasi lengkap, rinci, dan jelas untuk membantu Anda merencanakan perjalanan tak terlupakan ke Maldives, mulai dari persiapan, transportasi, akomodasi, hingga aktivitas dan tips hemat.
1. Mengenal Maldives

Maldives adalah negara kepulauan kecil yang terletak sekitar 600 mil barat daya Sri Lanka di Samudra Hindia. Dengan luas daratan hanya sekitar 298 km², Maldives adalah salah satu negara terkecil di dunia, namun memiliki keindahan alam yang luar biasa. Negara ini terdiri dari 1.192 pulau karang, di mana hanya 185 pulau yang berpenghuni dan sekitar 168 di antaranya dikembangkan sebagai resor wisata. Maldives adalah negara Islam, dengan budaya yang dipengaruhi oleh tradisi India, Sri Lanka, Arab, dan Afrika Timur. Bahasa resmi adalah Dhivehi, tetapi bahasa Inggris digunakan secara luas di sektor pariwisata.
Fakta Penting:

-
Ibukota: Malé, kota terpadat dengan populasi sekitar 200.000 jiwa.
-
Agama: Islam (100% penduduk adalah Muslim, dan hukum syariat diterapkan di pulau lokal).
-
Mata Uang: Maldivian Rufiyaa (MVR), tetapi USD diterima di resor dan banyak tempat wisata.
-
Waktu: Maldives Time (MVT), UTC+5, tanpa perubahan musiman.
-
Iklim: Tropis, dengan musim kering (November–April) dan musim hujan (Mei–Oktober). Suhu rata-rata 25–31°C sepanjang tahun.
2. Persiapan Sebelum Berangkat 
a. Visa dan Persyaratan Masuk
-
Visa: Semua wisatawan mendapatkan visa turis gratis selama 30 hari saat tiba di Maldives, terlepas dari kewarganegaraan, asalkan memenuhi syarat masuk.
-
Syarat:
-
Paspor valid dengan masa berlaku minimal 1 bulan dari tanggal kedatangan (beberapa sumber menyarankan 6 bulan).
-
Tiket pulang-pergi atau bukti perjalanan lanjutan.
-
Bukti reservasi akomodasi di fasilitas wisata terdaftar (resor, guesthouse, atau kapal pesiar).
-
Dana yang cukup untuk masa tinggal (minimal USD 100/hari, meskipun jarang diperiksa).
-
-
Deklarasi Perjalanan (IMUGA): Semua wisatawan harus mengisi formulir deklarasi perjalanan daring melalui situs resmi Imigrasi Maldives dalam waktu 96 jam sebelum kedatangan dan keberangkatan. Formulir ini mencakup informasi penerbangan dan akomodasi.
-
-
Vaksinasi: Wisatawan dari negara dengan risiko demam kuning (seperti beberapa negara di Afrika dan Amerika Latin) harus menunjukkan sertifikat vaksinasi demam kuning. Tidak ada persyaratan vaksinasi COVID-19 per Mei 2025, tetapi periksa pembaruan sebelum berangkat.
-
Barang Terlarang: Dilarang membawa alkohol (termasuk dari duty-free), produk babi, teks agama non-Islam (misalnya Alkitab untuk penggunaan pribadi diperbolehkan, tetapi tidak untuk distribusi), patung berhala, atau barang yang dianggap bertentangan dengan Islam. Barang-barang ini akan disita di bandara dan dapat diambil saat keberangkatan.
b. Waktu Terbaik untuk Berkunjung 
-
Musim Kering (November–April): Cuaca cerah, langit biru, dan sedikit hujan, menjadikannya puncak musim wisata. Ini adalah waktu terbaik untuk snorkeling, menyelam, dan aktivitas pantai. Harga akomodasi dan penerbangan lebih tinggi.
-
Musim Hujan (Mei–Oktober): Curah hujan lebih tinggi, terutama pada Juli–Agustus, tetapi hujan biasanya singkat dan diikuti oleh sinar matahari. Harga resor dan penerbangan lebih murah, dan ini adalah waktu ideal untuk melihat manta ray di Teluk Hanifaru (Baa Atoll). Musim ini juga populer untuk peselancar karena ombak lebih besar.
-
Ramadan: Perhatikan jadwal Ramadan (berubah setiap tahun, sekitar Maret–April pada 2025), karena beberapa layanan di pulau lokal mungkin terbatas, terutama pada siang hari. Transfer dari Malé ke pulau lokal juga bisa terganggu pada hari Jumat.
c. Anggaran dan Biaya
Maldives dikenal sebagai destinasi mewah, tetapi ada opsi untuk wisatawan dengan anggaran terbatas. Berikut perkiraan biaya:
-
Penerbangan: Dari Indonesia, harga tiket pulang-pergi ke Malé berkisar Rp5–15 juta, tergantung maskapai dan waktu pemesanan. Penerbangan dari Jakarta biasanya transit di Singapura, Kuala Lumpur, atau Colombo.
-
Akomodasi:
-
Resor Mewah: USD 500–2.000/malam (termasuk vila di atas air, all-inclusive).
-
Guesthouse di Pulau Lokal: USD 50–150/malam, cocok untuk wisatawan hemat.
-
Pilihan Menengah: Resor terjangkau seperti Cinnamon Ellaidhoo atau Sheraton Full Moon Bay, sekitar USD 300/malam.
-
-
Transportasi Antar-Pulau: Seaplane (USD 200–600 PP), speedboat (USD 30–150 PP), atau feri lokal (USD 2–10 PP).
-
Makanan: Di resor, makan all-inclusive sekitar USD 100–300/hari. Di pulau lokal, makanan di restoran lokal sekitar USD 5–15 per kali makan.
-
Aktivitas: Snorkeling (USD 30–100), menyelam (USD 50–150), tur pulau (USD 20–100).
-
Pajak Turis: Pajak sebesar 23% diterapkan pada akomodasi dan layanan, ditambah green tax USD 6/hari untuk resor atau USD 3/hari untuk guesthouse.
Tips Hemat:
-
Pesan jauh-jauh hari untuk mendapatkan tarif penerbangan dan akomodasi lebih murah.
-
Pilih guesthouse di pulau lokal seperti Maafushi atau Thulusdhoo untuk biaya rendah.
-
Gunakan feri lokal alih-alih seaplane atau speedboat jika memungkinkan.
-
Bawa peralatan snorkeling sendiri untuk menghemat biaya sewa.
3. Menuju Maldives 
a. Penerbangan Internasional

Semua wisatawan tiba di Velana International Airport (MLE) di Hulhulé, dekat Malé. Tidak ada penerbangan langsung dari Indonesia, jadi Anda perlu transit di kota seperti:
-
Singapura: Singapore Airlines, Scoot.
-
Kuala Lumpur: AirAsia, Malaysia Airlines.
-
Colombo: SriLankan Airlines.
-
Dubai: Emirates.
-
Doha: Qatar Airways.
Waktu penerbangan dari Jakarta biasanya 7–12 jam, tergantung rute dan waktu transit. Pesan penerbangan pagi untuk memaksimalkan waktu transfer ke resor Anda.
b. Transportasi dari Bandara ke Destinasi 
Maldives memiliki sistem transportasi unik karena pulau-pulaunya tersebar luas. Pilihan transportasi dari Malé ke resor atau pulau lokal meliputi:
-
Seaplane: Pilihan paling ikonik, menawarkan pemandangan atol dari udara. Durasi 30–60 menit, biaya USD 200–600 PP. Batas bagasi 25 kg/orang (termasuk bagasi tangan). Hanya beroperasi pada siang hari.
-
Speedboat: Lebih murah (USD 30–150 PP), cocok untuk resor dekat Malé. Durasi 20 menit–2 jam.
-
Penerbangan Domestik + Speedboat: Untuk atol jauh di utara atau selatan, Anda mungkin perlu penerbangan domestik (USD 50–200) ke bandara lokal, lalu speedboat ke resor.
-
Feri Lokal: Pilihan termurah (USD 2–10) untuk pulau lokal seperti Maafushi atau Hulhumale. Jadwal terbatas, dan tidak tersedia untuk resor pribadi.
Tips:
-
Koordinasikan transfer dengan resor atau guesthouse sebelum kedatangan, karena mereka biasanya mengatur transportasi.
-
Jika berpindah antar-pulau, beri tahu resor tentang rencana Anda untuk menyinkronkan jadwal transfer.
-
Bawa tas tahan air untuk melindungi barang saat naik speedboat.
4. Memilih Akomodasi
Maldives menawarkan tiga jenis akomodasi utama, masing-masing dengan pengalaman berbeda:
a. Resor Pulau Pribadi
-
Deskripsi: Setiap resor menempati pulau pribadi, menawarkan privasi, fasilitas mewah, dan vila di atas air atau pantai. Contoh: Anantara Kihavah, St. Regis, Soneva Fushi.
-
Fasilitas: Kolam renang pribadi, restoran gourmet, spa, pusat menyelam, dan aktivitas seperti yoga atau bioskop outdoor.
-
Keunggulan: Kebebasan berpakaian (bikini diperbolehkan), alkohol dan makanan non-halal tersedia, layanan personal (contoh: butler pribadi).
-
Kekurangan: Mahal, terisolasi dari budaya lokal.
-
Harga: USD 300–2.000/malam, tergantung musim dan paket (all-inclusive, half-board, atau bed & breakfast).
-
Rekomendasi:
-
Soneva Fushi: Fokus pada keberlanjutan, dengan seluncuran air dan makanan organik.
-
The Residence: Terumbu karang terbaik untuk menyelam.
-
Niyama: Restoran bawah air dan suasana santai.
-
b. Guesthouse di Pulau Lokal
-
Deskripsi: Terletak di pulau berpenghuni seperti Maafushi, Thulusdhoo, atau Dhigurah, menawarkan pengalaman lebih autentik.
-
Fasilitas: Kamar sederhana hingga semi-mewah, akses ke pantai umum, dan tur lokal.
-
Keunggulan: Harga terjangkau, interaksi dengan budaya Maladewa, dan akses ke restoran lokal.
-
Kekurangan: Aturan Islam ketat (tidak ada alkohol, bikini hanya di pantai khusus turis, pakaian sopan di luar pantai).
-
Harga: USD 50–150/malam.
-
Rekomendasi: Maafushi untuk banyak pilihan guesthouse dan aktivitas, Dhigurah untuk pengamatan hiu paus.
c. Kapal Pesiar (Liveaboard)
-
Deskripsi: Kapal pesiar yang menjelajahi atol, cocok untuk penyelam atau mereka yang ingin island-hopping.
-
Fasilitas: Kabin nyaman, pemandu selam, dan makanan inklusif.
-
Keunggulan: Mengunjungi banyak atol, pengalaman menyelam terbaik, fleksibilitas rute.
-
Kekurangan: Kurang cocok untuk non-penyelam, ruang terbatas.
-
Harga: USD 150–500/malam, tergantung kapal dan rute.
Tips Memilih Akomodasi:
-
Tentukan prioritas: relaksasi (resor), petualangan bawah air (liveaboard), atau budaya lokal (guesthouse).
-
Periksa jarak dari Malé untuk menghemat biaya transfer.
-
Pertimbangkan paket makanan (all-inclusive lebih hemat di resor).
-
Untuk penyelam, pilih resor dengan terumbu karang rumah yang bagus (contoh: The Residence).
5. Aktivitas di Maldives
Maldives menawarkan berbagai aktivitas, dari petualangan bawah air hingga pengalaman budaya:
a. Aktivitas Air
-
Snorkeling: Terumbu karang Maldives adalah rumah bagi ribuan spesies laut, termasuk pari manta, hiu karang, dan ikan tropis. Banyak resor memiliki terumbu karang rumah; jika tidak, ikuti tur snorkeling (USD 30–100). Teluk Hanifaru di Baa Atoll terkenal untuk melihat manta ray.
-
Menyelam (Diving): Maldives adalah salah satu destinasi menyelam terbaik dunia. Situs populer termasuk Broken Rock dan Fuvahmulah (untuk hiu macan dan hiu martil). Biaya USD 50–150 per penyelaman, sertifikasi PADI tersedia.
-
Olahraga Air: Jetski, parasailing, kayak, atau paddleboarding tersedia di resor (USD 20–100/jam).
-
Pesiar dan Tur: Sunset cruise, dolphin watching, atau tur memancing (USD 50–200).
-
Bioluminescent Plankton: Kunjungi pantai tertentu (contoh: Dusit Thani) pada malam hari untuk melihat plankton bercahaya.
b. Aktivitas Darat
-
Spa dan Wellness: Banyak resor menawarkan spa mewah, yoga, atau retret kesehatan (USD 100–300/sesi).
-
Jelajah Pulau Lokal: Kunjungi Malé untuk melihat Masjid Hukuru Miskiiy (abad ke-17), National Museum, atau Fish Market. Di pulau lokal seperti Maafushi, nikmati kehidupan lokal dan makanan tradisional.
-
Sepeda atau Golf Buggy: Beberapa resor menyediakan sepeda atau golf buggy untuk menjelajahi pulau.
c. Pengalaman Budaya
-
Kuliner Maladewa: Coba masakan lokal seperti mas huni (sarapan tuna dan kelapa), garudhiya (sup ikan), atau bis keemiya (kue isi). Di pulau lokal, restoran menyajikan hidangan ini dengan harga terjangkau (USD 5–10).
-
Musik dan Tari: Hadiri pertunjukan bodu beru (musik drum tradisional) di resor atau pulau lokal.
-
Desa Nelayan: Ikuti tur ke desa nelayan untuk memahami kehidupan sehari-hari Maladewa.
6. Etiket dan Budaya Lokal
Maldives adalah negara Muslim, sehingga wisatawan harus menghormati adat istiadat, terutama di pulau lokal:
-
Pakaian: Di resor, pakaian renang diperbolehkan, tetapi di pulau lokal, kenakan pakaian sopan (menutupi bahu, dada, dan lutut) kecuali di pantai khusus turis (bikini beach).
-
Alkohol dan Babi: Tidak tersedia di pulau lokal; hanya di resor atau kapal pesiar. Jangan bawa alkohol dari luar, karena akan disita.
-
Interaksi Publik: Hindari ciuman atau pelukan di depan umum di pulau lokal, karena dianggap tidak sopan.
-
Lingkungan: Jangan menyentuh karang, ikan, atau tumbuhan saat snorkeling untuk melindungi ekosistem.
-
Tipping: Tidak wajib, tetapi dihargai di resor (USD 5–10 untuk staf, 10% untuk pelayanan luar biasa). Bawa uang tunai USD untuk tips.
7. Keamanan dan Kesehatan
-
Keamanan: Maldives sangat aman untuk wisatawan, dengan tingkat kejahatan rendah. Namun, jaga barang berharga di Malé atau pantai.
-
Kesehatan:
-
Bawa tabir surya ramah terumbu karang (reef-safe), karena beberapa resor melarang tabir surya kimia.
-
Minum air kemasan, karena air keran tidak selalu aman.
-
Asuransi perjalanan disarankan untuk menutup biaya medis atau pembatalan.
-
Rumah sakit tersedia di Malé; hubungi 911 untuk darurat.
-
-
Aksesibilitas: Maldives kurang ramah untuk penyandang disabilitas karena kurangnya fasilitas seperti jalur landai. Hubungi resor sebelumnya jika memerlukan bantuan khusus.
8. Tips Praktis
-
Konektivitas: Wi-Fi tersedia di resor dan guesthouse, tetapi bawa kartu SIM lokal (contoh: Dhiraagu) untuk pulau lokal.
-
Bahasa: Pelajari frasa dasar Dhivehi seperti “Assalaamu Alaikum” (salam) atau “Shukuriyaa” (terima kasih), meskipun bahasa Inggris umum digunakan.
-
Pengepakan:
-
Bawa pakaian ringan, pakaian renang, sandal, dan topi untuk cuaca tropis.
-
Sertakan jaket ringan untuk musim hujan atau ruangan ber-AC.
-
Bawa adaptor listrik tipe G (colokan Inggris).
-
-
Island-Hopping: Jika ingin mengunjungi beberapa pulau, pilih resor atau guesthouse di atol yang sama untuk mengurangi biaya transfer.
-
Keberlanjutan: Dukung resor dengan fokus keberlanjutan seperti Soneva Fushi, yang menggunakan energi terbarukan dan mengurangi plastik.
9. Contoh Itinerary 7 Hari
Hari 1: Tiba di Malé
-
Tiba di Velana International Airport, transfer ke resor (contoh: Anantara Kihavah) via seaplane.
-
Check-in, nikmati welcome drink, dan bersantai di vila di atas air.
-
Makan malam di restoran resor.
Hari 2–3: Petualangan Bawah Air
-
Snorkeling di terumbu karang rumah resor atau tur ke Teluk Hanifaru (jika di Baa Atoll).
-
Menyelam untuk melihat hiu karang atau pari manta (opsional).
-
Nikmati spa atau yoga di sore hari.
Hari 4: Jelajah Pulau Lokal
-
Day trip ke Malé: kunjungi Masjid Hukuru, National Museum, dan Fish Market.
-
Makan siang di restoran lokal dengan mas huni.
-
Kembali ke resor untuk sunset cruise.
Hari 5: Relaksasi
-
Sarapan di vila, bersantai di pantai atau kolam renang pribadi.
-
Aktivitas ringan seperti paddleboarding atau bersepeda di pulau.
-
Makan malam romantis di tepi pantai.
Hari 6: Tur Pulau atau Aktivitas Tambahan
-
Ikuti tur memancing atau dolphin watching.
-
Kunjungi pulau lokal seperti Maafushi untuk pengalaman budaya.
-
Malam hari: lihat bioluminescent plankton (jika tersedia).
Hari 7: Keberangkatan
-
Sarapan, check-out dari resor.
-
Transfer kembali ke Malé via seaplane atau speedboat.
-
Terbang kembali ke Indonesia.
10. Tantangan dan Solusi
-
Biaya Tinggi: Pilih guesthouse, pesan di musim hujan, dan gunakan feri lokal untuk menghemat.
-
Keterbatasan Transportasi: Rencanakan transfer jauh-jauh hari dan hindari pindah pulau terlalu sering.
-
Aturan Budaya: Pelajari etiket lokal sebelumnya untuk menghindari kesalahpahaman.
-
Perubahan Iklim: Pilih resor dengan inisiatif keberlanjutan untuk mendukung pelestarian lingkungan.
Kesimpulan
Maldives adalah destinasi yang menawarkan keindahan alam tak tertandingi, dari vila di atas air hingga terumbu karang yang penuh kehidupan. Dengan perencanaan yang matang, Anda dapat menikmati Maldives sesuai anggaran, apakah itu liburan mewah di resor pribadi atau petualangan hemat di pulau lokal. Penting untuk menghormati budaya Islam, melindungi lingkungan, dan mempersiapkan logistik seperti transportasi antar-pulau. Dengan mengikuti panduan ini, Anda akan siap untuk merasakan surga tropis yang disebut Maldives, menciptakan kenangan yang tak terlupakan di salah satu destinasi paling indah di dunia.
BACA JUGA: Lingkungan, Sumber Daya Alam, dan Penduduk Republik Negara Saint Kitts and Nevis
BACA JUGA: Seni dan Tradisi di Negara Saint Kitts and Nevis
BACA JUGA: Edukasi eksternal melalui Forum untuk Meningkatkan Kompetensi dan Kolaborasi Organisasi