bircanparke.com, 08 MEI 2025
Penulis: Riyan Wicaksono
Editor: Muhammad Kadafi
Tim Redaksi: Diplomasi Internasional Perusahaan Victory88

Belanda, negara kecil di Eropa Barat yang terkenal dengan kincir angin, kanal, dan tulip, adalah destinasi wisata yang memikat dengan perpaduan budaya kaya, sejarah panjang, dan modernitas. Dengan populasi sekitar 18 juta jiwa pada 2025 dan ibu kota Amsterdam, Belanda menawarkan pengalaman wisata yang beragam, mulai dari menjelajahi kanal-kanal bersejarah hingga menikmati festival bunga dan kuliner lokal. Negara ini juga dikenal sebagai salah satu destinasi paling ramah lingkungan di dunia, dengan infrastruktur sepeda yang luar biasa dan komitmen terhadap keberlanjutan. Artikel ini menyajikan panduan lengkap untuk travelling ke Belanda, mencakup destinasi utama, tips perjalanan, informasi praktis, dan saran berdasarkan sumber terpercaya seperti situs resmi pariwisata Belanda (holland.com), panduan Lonely Planet, dan data terkini hingga Juni 2025.
Mengapa Memilih Belanda sebagai Destinasi Wisata?
Belanda menawarkan kombinasi unik antara keindahan alam, warisan budaya, dan kemudahan akses. Berikut adalah alasan utama untuk mengunjungi Belanda:
-
Kota-Kota Bersejarah: Amsterdam, Utrecht, dan Rotterdam memiliki kanal-kanal indah, museum kelas dunia, dan arsitektur menawan.
-
Festival Bunga: Keukenhof, taman bunga terbesar di dunia, menarik jutaan wisatawan setiap musim semi.
-
Infrastruktur Ramah Wisatawan: Sistem transportasi umum yang efisien, seperti kereta NS (Nederlandse Spoorwegen), dan jalur sepeda yang luas memudahkan eksplorasi.
-
Kuliner Lokal: Dari stroopwafel hingga haring, Belanda menawarkan pengalaman kuliner yang autentik.
-
Keberlanjutan: Belanda adalah pemimpin dalam wisata berkelanjutan, dengan banyak destinasi yang mendukung praktik ramah lingkungan.
Persiapan Sebelum Berangkat
1. Visa dan Dokumen Perjalanan
Wisatawan dari Indonesia memerlukan Visa Schengen untuk memasuki Belanda, yang memungkinkan perjalanan ke 27 negara di wilayah Schengen. Berikut adalah langkah-langkah untuk mendapatkan visa:
-
Persyaratan: Paspor yang berlaku minimal 6 bulan, formulir aplikasi visa, foto ukuran paspor, bukti reservasi tiket pesawat, asuransi perjalanan dengan pertanggungan minimal €30.000, bukti akomodasi, dan bukti keuangan (rekening bank 3 bulan terakhir).
-
Proses: Ajukan aplikasi melalui VFS Global di Jakarta atau Surabaya, setidaknya 15–30 hari sebelum keberangkatan. Biaya visa sekitar €90 (Rp1,5 juta pada 2025).
-
Durasi: Visa turis biasanya berlaku untuk tinggal hingga 90 hari dalam periode 180 hari.
2. Waktu Terbaik untuk Berkunjung
Belanda memiliki iklim sedang dengan empat musim:
-
Musim Semi (Maret–Mei): Ideal untuk melihat tulip di Keukenhof (dibuka Maret–Mei). Suhu berkisar 5–15°C. Ini adalah waktu paling populer, jadi pesan akomodasi jauh-jauh hari.
-
Musim Panas (Juni–Agustus): Suhu 15–25°C, cocok untuk bersepeda dan festival seperti Amsterdam Pride atau North Sea Jazz Festival. Namun, ini adalah musim puncak dengan harga lebih tinggi.
-
Musim Gugur (September–November): Suhu 10–18°C, dengan dedaunan indah dan keramaian yang lebih sedikit. Cocok untuk wisata kota.
-
Musim Dingin (Desember–Februari): Suhu 0–7°C, ideal untuk menikmati pasar Natal dan skating di kanal yang membeku (jika cuaca memungkinkan).
Untuk wisatawan dari Indonesia, musim semi atau gugur direkomendasikan untuk menghindari keramaian dan cuaca ekstrem.
3. Mata Uang dan Anggaran 
Mata uang Belanda adalah Euro (€). Berikut estimasi biaya harian untuk wisatawan:
-
Akomodasi: Hostel €30–60 per malam, hotel bintang 3 €80–150, hotel bintang 5 €200–400.
-
Makanan: Makan di warung lokal €10–15, restoran menengah €20–40, restoran mewah €50–100.
-
Transportasi: Tiket kereta antarkota €10–30, sewa sepeda €10–15 per hari, tiket transportasi umum harian €8–10.
-
Atraksi: Tiket museum seperti Rijksmuseum €22,5, tur kanal €15–25.
Anggaran harian rata-rata untuk wisatawan hemat adalah €80–120, sedangkan untuk wisata nyaman sekitar €150–250. Kartu kredit seperti Visa dan Mastercard diterima luas, tetapi bawa sedikit uang tunai untuk transaksi kecil.
4. Penerbangan ke Belanda
Penerbangan dari Indonesia ke Amsterdam (Bandara Schiphol) biasanya memakan waktu 14–18 jam dengan satu atau dua transit. Maskapai populer meliputi:
-
Emirates: Transit di Dubai, harga tiket pulang-pergi sekitar Rp12–18 juta.
-
Qatar Airways: Transit di Doha, Rp11–16 juta.
-
Singapore Airlines: Transit di Singapura, Rp13–20 juta.
-
KLM: Penerbangan langsung Jakarta–Amsterdam tersedia, Rp15–22 juta.
Pesan tiket 3–6 bulan sebelumnya untuk mendapatkan harga terbaik. Schiphol adalah salah satu bandara tersibuk di Eropa, dengan koneksi kereta langsung ke pusat kota Amsterdam (15 menit, €5,5).
Destinasi Wisata Utama di Belanda
1. Amsterdam 
Ibukota Belanda ini terkenal dengan kanal-kanal yang terdaftar sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO, museum kelas dunia, dan kehidupan malam yang semarak.
-
Rijksmuseum: Menampilkan karya seni Belanda seperti The Night Watch karya Rembrandt. Tiket €22,5, buka 09.00–17.00.
-
Van Gogh Museum: Koleksi terbesar karya Vincent van Gogh, termasuk Sunflowers. Tiket €22, buka 09.00–18.00.
-
Anne Frank House: Rumah tempat Anne Frank bersembunyi selama Perang Dunia II. Tiket €16, pesan online 6 minggu sebelumnya.
-
Tur Kanal: Nikmati pemandangan kanal dengan perahu selama 1 jam (€15–25). Pilihan termasuk tur malam dengan lampu kanal.
-
Vondelpark: Taman kota untuk bersantai, bersepeda, atau piknik.
-
Jordaan: Kawasan bohemian dengan kafe, butik, dan pasar loak seperti Noordermarkt (Senin dan Sabtu).
Tips: Beli I amsterdam City Card (€60–115 untuk 24–120 jam) untuk akses gratis ke museum, transportasi umum, dan tur kanal.
2. Keukenhof (Lisse) 
Taman bunga terbesar di dunia, terletak 40 menit dari Amsterdam, dibuka dari pertengahan Maret hingga Mei. Keukenhof menampilkan 7 juta tulip, narcissus, dan hyacinth dalam lanskap yang menakjubkan.
-
Harga Tiket: €19,5 untuk dewasa, €9 untuk anak 4–17 tahun.
-
Akses: Naik kereta ke Stasiun Schiphol, lalu bus Keukenhof Express (No. 858). Kombinasi tiket bus dan masuk tersedia (€29,5).
-
Aktivitas: Tur berpemandu, bersepeda di ladang tulip sekitar, atau menikmati pameran bunga dalam paviliun.
Tips: Kunjungi di pagi hari untuk menghindari keramaian, dan sewa sepeda untuk menjelajahi ladang tulip di sekitar Lisse.
3. Utrecht 
Kota bersejarah dengan kanal yang lebih tenang dibandingkan Amsterdam, terkenal dengan menara Dom dan suasana pelajar.
-
Dom Tower: Menara gereja tertinggi di Belanda (112 m). Tiket tur €12,5, buka 10.00–17.00.
-
Museum Speelklok: Museum unik dengan koleksi alat musik mekanis. Tiket €14.
-
Oudegracht: Kanal dengan kafe dan restoran di sepanjang tepi air.
Tips: Utrecht hanya 27 menit dari Amsterdam dengan kereta (€8). Cobalah makan malam di tepi kanal untuk pengalaman autentik.
4. Rotterdam 
Kota modern dengan arsitektur futuristik, pelabuhan terbesar di Eropa, dan suasana kosmopolitan.
-
Erasmus Bridge: Jembatan ikonik berbentuk angsa, cocok untuk fotografi.
-
Markthal: Pasar makanan dengan langit-langit seni yang menakjubkan. Coba stroopwafel atau kroket.
-
Museum Boijmans Van Beuningen: Koleksi seni klasik dan modern (sedang renovasi hingga 2026, tetapi pameran temporer tersedia).
-
Euromast: Menara tertinggi Belanda (185 m) dengan pemandangan kota. Tiket €12,5.
Tips: Rotterdam berjarak 40 menit dari Amsterdam dengan kereta (€15). Jelajahi kota dengan sepeda atau Waterbus untuk pengalaman unik.
5. Den Haag 
Pusat pemerintahan Belanda, rumah bagi istana kerajaan dan pengadilan internasional.
-
Mauritshuis: Galeri seni dengan Girl with a Pearl Earring karya Vermeer. Tiket €17,5.
-
Binnenhof: Kompleks parlemen Belanda, pusat politik negara.
-
Scheveningen Beach: Pantai populer untuk bersantai atau berselancar, 15 menit dari pusat kota dengan trem.
Tips: Den Haag berjarak 50 menit dari Amsterdam (€12). Kunjungi Madurodam, taman miniatur Belanda, untuk pengalaman keluarga (€19,5).
6. Giethoorn
Desa tanpa jalan di Overijssel, sering disebut “Venesia Belanda” karena kanal-kanalnya.
-
Aktivitas: Sewa perahu listrik (€20/jam) atau ikut tur perahu (€10/orang). Berjalan kaki atau bersepeda di sepanjang kanal juga menyenangkan.
-
Akses: 1,5 jam dari Amsterdam dengan mobil atau kombinasi kereta dan bus (€20–30).
Tips: Kunjungi di luar musim puncak untuk menghindari keramaian. Bawa jaket karena udara bisa sejuk di kanal.
Tips Praktis untuk Travelling di Belanda
1. Transportasi
-
Kereta: Sistem kereta NS sangat efisien, menghubungkan kota-kota besar seperti Amsterdam, Utrecht, dan Rotterdam. Gunakan kartu OV-chipkaart (€7,5) untuk transportasi umum, termasuk bus, trem, dan metro. Isi ulang kartu di stasiun atau minimarket.
-
Sepeda: Belanda adalah surga bersepeda dengan 35.000 km jalur sepeda. Sewa sepeda di toko seperti Black Bikes (€10–15/hari). Patuhi aturan lalu lintas sepeda untuk menghindari denda.
-
Mobil: Tidak direkomendasikan di kota besar karena parkir mahal (€5–7/jam). Cocok untuk menjelajahi pedesaan seperti Giethoorn atau Zeeland.
-
Penerbangan Domestik: Tidak diperlukan karena jarak antarkota pendek. Kereta lebih hemat dan cepat.
2. Kuliner Belanda
Cobalah makanan lokal berikut:
-
Stroopwafel: Wafel tipis dengan isian karamel, tersedia di pasar seperti Albert Cuyp (€1–2).
-
Haring: Ikan herring mentah dengan bawang, biasanya dimakan langsung (€3–5).
-
Kroket: Camilan goreng berisi daging atau keju (€2–4).
-
Poffertjes: Pancake mini dengan taburan gula halus (€5–8).
-
Bitterballen: Bola goreng isi daging, cocok sebagai camilan dengan bir (€6–10 porsi).
Tips Kuliner: Makan di eetcafé (kafe lokal) untuk harga terjangkau. Hindari restoran di pusat turis seperti Dam Square yang cenderung mahal.
3. Akomodasi
-
Hotel: Pilih hotel di pusat kota seperti Amsterdam (Canal Ring) atau Utrecht (Neude) untuk akses mudah. Contoh: Hotel Estherea Amsterdam (€150–250/malam).
-
Hostel: Cocok untuk wisatawan hemat, seperti Stayokay Amsterdam Vondelpark (€30–50/malam).
-
Airbnb: Banyak pilihan apartemen di kota besar, mulai dari €80/malam. Pastikan pemesanan legal, karena Amsterdam memiliki regulasi ketat untuk penyewaan jangka pendek.
-
Bed & Breakfast: Populer di pedesaan seperti Giethoorn, menawarkan pengalaman lokal (€60–100/malam).
Tips: Pesan akomodasi 2–3 bulan sebelumnya, terutama untuk musim semi dan musim panas.
4. Bahasa dan Etiket
-
Bahasa: Bahasa resmi adalah Belanda, tetapi hampir 90% penduduk fasih berbahasa Inggris, terutama di kota besar. Pelajari frasa dasar seperti “Dank je” (terima kasih) atau “Goedemorgen” (selamat pagi) untuk menunjukkan sopan santun.
-
Etiket: Beri salam saat memasuki toko kecil, hindari berbicara keras di tempat umum, dan patuhi antrean. Tipping tidak wajib, tetapi pembulatan tagihan (€20 menjadi €22) di restoran dianggap sopan.
5. Keamanan
Belanda adalah negara aman dengan tingkat kejahatan rendah. Namun, waspadai:
-
Pencopetan: Umum di tempat ramai seperti Stasiun Amsterdam Centraal atau Dam Square. Gunakan tas anti-maling dan simpan dompet di saku dalam.
-
Penipuan Turis: Hindari penawaran tur atau tiket dari individu tidak resmi.
-
Lalu Lintas Sepeda: Hati-hati saat menyeberang karena pengendara sepeda sering melaju kencang.
Kontak Darurat: Hubungi 112 untuk polisi, ambulans, atau pemadam kebakaran.
6. Konektivitas
-
Wi-Fi: Tersedia gratis di kafe, hotel, dan tempat umum seperti stasiun. Beli kartu SIM lokal seperti KPN atau Vodafone (€10–20 untuk 5–10 GB) jika membutuhkan data seluler.
-
Aplikasi Berguna:
-
9292: Untuk merencanakan perjalanan dengan transportasi umum.
-
NS: Untuk jadwal dan tiket kereta.
-
Google Maps: Navigasi kota dan jalur sepeda.
-
I amsterdam: Informasi wisata dan diskon.
-
Festival dan Acara Tahunan
-
King’s Day (27 April): Perayaan ulang tahun Raja Willem-Alexander dengan pesta jalanan, pasar loak, dan semua orang mengenakan warna oranye. Amsterdam menjadi pusat perayaan.
-
Keukenhof Flower Parade (April): Pawai bunga yang menampilkan instalasi tulip spektakuler.
-
Amsterdam Light Festival (Desember–Januari): Instalasi cahaya di kanal-kanal Amsterdam, terbaik dinikmati dengan tur perahu.
-
North Sea Jazz Festival (Juli): Festival jazz terbesar di Eropa di Rotterdam.
Tips: Pesan tiket acara jauh-jauh hari dan perhatikan penutupan jalan selama festival besar.
Wisata Ramah Lingkungan
Belanda adalah pemimpin dalam pariwisata berkelanjutan. Beberapa cara untuk travelling secara ramah lingkungan:
-
Gunakan Sepeda atau Transportasi Umum: Kurangi jejak karbon dengan bersepeda atau naik kereta.
-
Pilih Akomodasi Hijau: Banyak hotel, seperti Conscious Hotels di Amsterdam, memiliki sertifikasi ramah lingkungan.
-
Dukung Bisnis Lokal: Beli suvenir dari pengrajin lokal di pasar seperti Dappermarkt.
-
Hindari Sampah Plastik: Bawa botol air isi ulang, karena air keran di Belanda aman diminum.
Anggaran dan Itinerary Contoh
Itinerary 7 Hari di Belanda:
-
Hari 1–3: Amsterdam: Jelajahi kanal, Rijksmuseum, Van Gogh Museum, Anne Frank House, dan Vondelpark. Nikmati tur kanal malam.
-
Hari 4: Keukenhof (Lisse): Kunjungi taman tulip dan bersepeda di ladang bunga (musim semi).
-
Hari 5: Utrecht: Lihat Dom Tower, jelajahi Oudegracht, dan nikmati makan malam di tepi kanal.
-
Hari 6: Rotterdam: Kunjungi Erasmus Bridge, Markthal, dan Euromast.
-
Hari 7: Den Haag: Lihat Mauritshuis, Binnenhof, dan bersantai di Scheveningen Beach.
Estimasi Biaya untuk 7 Hari (per orang, kelas menengah):
-
Tiket pesawat PP: Rp15 juta
-
Akomodasi (hotel bintang 3): €100 × 7 = €700 (Rp11,9 juta)
-
Makanan: €40 × 7 = €280 (Rp4,8 juta)
-
Transportasi: €100 (Rp1,7 juta, termasuk OV-chipkaart dan tiket kereta)
-
Atraksi: €100 (Rp1,7 juta, termasuk museum dan tur)
-
Total: Rp35–40 juta, tergantung gaya travelling.
Tantangan dan Solusi
-
Tantangan: Harga tinggi di musim puncak (Juni–Agustus) dan keramaian di destinasi populer seperti Keukenhof. Solusi: Bepergian di musim gugur atau awal musim semi, dan pesan tiket atraksi online untuk menghindari antrean.
-
Tantangan: Bahasa Belanda di beberapa daerah pedesaan. Solusi: Gunakan aplikasi penerjemah seperti Google Translate, tetapi sebagian besar penduduk lokal berbicara Inggris.
-
Tantangan: Cuaca tidak menentu, sering hujan. Solusi: Bawa payung, jaket tahan air, dan sepatu nyaman.
Kesimpulan
Belanda adalah destinasi wisata yang menawarkan pengalaman tak terlupakan, dari kanal-kanal Amsterdam hingga ladang tulip di Keukenhof dan arsitektur modern Rotterdam. Dengan persiapan yang matang, seperti mengurus Visa Schengen, memilih waktu kunjungan yang tepat, dan memanfaatkan transportasi umum, wisatawan dari Indonesia dapat menikmati Belanda dengan nyaman dan hemat. Infrastruktur ramah wisatawan, budaya yang kaya, dan komitmen terhadap keberlanjutan menjadikan Belanda pilihan ideal untuk liburan. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi situs resmi pariwisata Belanda (www.holland.com) atau cek panduan Lonely Planet (www.lonelyplanet.com). Rencanakan perjalanan Anda sekarang dan nikmati pesona Negeri Kincir Angin!




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1580072/original/010503900_1493432533-29042017-faroe1.jpg)







/Slovenia-GettyImages-119919494/Shh...-have-you-heard-of-Slovenia%3F.jpg?width=1540&height=866&mode=crop&Anchor=MiddleCenter&tr=w-780%2Ch-440%2Cfo-auto)




















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4416731/original/059250700_1683282897-WhatsApp_Image_2023-05-05_at_17.33.23.jpeg)














